Galaksi karya Poppi Pertiwi
Galaksi adalah novel populer asal Wattpad (terbit cetak oleh Coconut Books, 2018) yang mengangkat genre teenlit/young adult dengan latar dunia sekolah menengah atas dan budaya geng motor pelajar.
Cerita berpusat pada Galaksi Aldebaran, ketua geng motor RAVISPA di SMA Ganesha — geng yang dikenal sebagai kumpulan murid paling berani sekaligus paling sering bikin onar, dan kerap berseteru dengan AVEGAR, geng dari SMA Kencana rival mereka. Di balik citranya yang keras dan urakan, Galaksi sebenarnya tumbuh dari rumah yang dingin: ayahnya tenggelam dalam pekerjaan, ibunya sibuk dengan urusannya sendiri, dan keduanya nyaris tidak pernah hadir untuknya. Kekosongan itu yang membuat Galaksi jadi sosok yang keras kepala, termasuk pada perasaannya sendiri.
Hidupnya berubah ketika ia bertemu Kejora Ayodhya, anggota paskibra yang jadi representasi murid baik-baik — rapi, taat aturan, semua hal yang berlawanan dengan dunia Galaksi. Pertemuan tak sengaja (berawal dari topi Kejora yang ditemukan Galaksi) perlahan berkembang jadi kedekatan yang oleh banyak orang di sekitar mereka dianggap mustahil terjadi. Kejora yang awalnya hanya berusaha menjaga jarak, pelan-pelan justru jadi orang yang paling peduli pada Galaksi — termasuk menegurnya soal sikapnya pada orang tua, hal yang justru menampar balik luka Galaksi sendiri.
Sepanjang cerita, hubungan keduanya diuji oleh banyak hal: pandangan orang-orang di sekitar mereka, kecemburuan dari pihak lain (salah satunya Mona, yang diam-diam menaruh hati pada Galaksi), ancaman dikeluarkan dari sekolah, hingga keraguan Galaksi sendiri apakah ia pantas mendapatkan seseorang sebaik Kejora. Cerita juga diramaikan oleh dinamika geng pertemanan Galaksi (Jordan, Nyong, Guntur, Septian, Bams, Oji) dan sahabat-sahabat Kejora (Febbi, Lala, Jihan), termasuk subplot romansa sampingan antara Jihan dan Septian.
Di akhir cerita, RAVISPA sebagai geng sudah bubar, tapi ikatan pertemanan yang terbentuk di dalamnya tetap bertahan. Galaksi dan Kejora akhirnya menemukan titik temu setelah melewati banyak persimpangan, menutup kisah dengan catatan bahwa “masa putih abu-abu” mereka adalah masa yang tidak akan pernah terlupakan.
Tema utama yang diangkat: cinta lintas “dunia” (si nakal vs si baik-baik), luka pengabaian dari keluarga, persahabatan, dan proses pendewasaan diri lewat sebuah hubungan.