Fiksi

title : i’m not antagonis , dikaryai oleh Palupiii / Endang Palupi

“I’m Not Antagonist” adalah novel Indonesia yang bercerita tentang tokoh utama bernama Hauri, seorang gadis yang sejak kecil sering dianggap sebagai “antagonis” dalam hidupnya sendiri.

Hauri sebenarnya tidak benar-benar jahat, tetapi karena sifatnya yang keras, emosional, dan tindakan yang kadang egois, ia sering disalahpahami oleh orang-orang di sekitarnya—terutama oleh sahabat masa kecilnya, Alskara. Hauri sangat mencintai Alskara dan ingin memilikinya sepenuhnya, tetapi cara dia mengekspresikan perasaan itu justru membuat hubungan mereka rusak dan penuh luka.

Seiring berjalannya cerita, Hauri mengalami berbagai konflik, kesepian, dan penyesalan. Ia mulai menyadari bahwa menjadi “antagonis” dalam pandangan orang lain tidak selalu berarti ia benar-benar jahat, melainkan karena luka batin dan cara mencintai yang salah arah.Novel ini menonjolkan tema cinta obsesif, penyesalan, dan pencarian jati diri, serta bagaimana seseorang bisa berusaha berubah setelah menyadari kesalahannya.

cerita ini bukan sekadar kisah “tokoh jahat vs baik”, tetapi lebih ke perjalanan emosional seseorang yang dicap antagonis, padahal ia juga manusia yang bisa terluka dan berubah.

Pesan moral dari cerita ini yaitu mengajarkan bahwa manusia tidak sesederhana “baik” atau “jahat”, dan setiap orang punya alasan di balik sikapnya—tapi tetap harus bertanggung jawab atas tindakannya.

Related posts

“Pesan Terakhir dari Ayah”

Zida Kamalia

Cinta Tak Kenal Batas

Dini Dwi Safitri

Orang-Orang Biasa

nabila

Leave a Comment

error: Content is protected !!