Secara umum, MADILOG ditulis untuk memperkenalkan cara berpikir yang berlandaskan materialisme, dialektika, dan logika kepada masyarakat Indonesia. Tan Malaka berupaya menanamkan tradisi berpikir kritis yang terbebas dari tahayul, dogma, maupun keyakinan yang tidak dapat diuji secara ilmiah. Menurut pandangannya, kemerdekaan bangsa tidak cukup hanya diwujudkan dalam bentuk kebebasan politik, tetapi juga harus disertai dengan kemerdekaan intelektual yang memungkinkan masyarakat berpikir secara mandiri dan rasional.
Selain itu, buku ini berfungsi sebagai pijakan filosofis bagi perjuangan rakyat, terutama kelompok pekerja. Melalui pemahaman yang lebih rasional terhadap kondisi sosial dan ekonomi, masyarakat diharapkan mampu mengenali berbagai pertentangan yang muncul dalam kehidupan sosial sekaligus memahami faktor-faktor yang melatarbelakanginya.
MADILOG tidak hanya dapat dipandang sebagai karya filsafat, tetapi juga sebagai proyek intelektual yang bertujuan mengubah pola pikir masyarakat Indonesia. Tan Malaka berpendapat bahwa penjajahan tidak semata-mata berlangsung melalui penguasaan politik dan ekonomi, melainkan juga melalui dominasi cara berpikir yang membatasi kemampuan masyarakat untuk bersikap kritis. Karena itu, ia menawarkan materialisme, dialektika, dan logika sebagai perangkat intelektual untuk membebaskan masyarakat dari keterbelakangan pemikiran.
Keunggulan utama buku ini terletak pada keberhasilannya mengadaptasi teori-teori filsafat Barat ke dalam konteks sosial Indonesia. Tan Malaka tidak sekadar mengutip atau menerapkan pemikiran Eropa secara mentah, tetapi mengolahnya agar sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia yang pada saat itu masih dipengaruhi oleh budaya feodal dan kecenderungan berpikir mistis.
Selain itu, buku ini menunjukkan keluasan pengetahuan penulis dalam berbagai bidang, mulai dari filsafat, sejarah, politik, ekonomi, hingga ilmu pengetahuan alam. Pengalaman internasional yang dimiliki Tan Malaka turut memperkaya sudut pandang yang digunakan dalam menganalisis berbagai persoalan, sehingga pembahasannya memiliki cakupan yang luas dan mendalam.