Di sebuah kota kecil yang dikelilingi oleh bukit-bukit hijau, hiduplah dua sahabat karib, Akira dan Lila. Mereka telah bersahabat sejak kecil dan selalu bersama-sama dalam suka dan duka.
Suatu hari, Lila harus pindah ke kota lain karena pekerjaan ayahnya. Akira merasa sedih dan tidak ingin berpisah dengan sahabatnya. Mereka berdua memutuskan untuk menghabiskan hari terakhir mereka bersama-sama di pantai.
Mereka berjalan di sepanjang pantai, menikmati angin laut dan suara ombak. Akira dan Lila berbicara tentang kenangan mereka bersama, dari bermain di taman kanak-kanak hingga menghadapi ujian sekolah.
Saat matahari mulai terbenam, Akira dan Lila duduk di atas batu besar, menatap ke arah laut. Mereka berdua merasa bahwa ini adalah saat terakhir mereka bersama-sama.
“Aku tidak ingin berpisah denganmu, Lila,” kata Akira dengan suara yang sedih.
“Aku juga tidak ingin berpisah denganmu, Akira,” jawab Lila. “Tapi kita harus menghadapi kenyataan bahwa kita harus berpisah.”
Mereka berdua memeluk erat, merasa bahwa ini adalah saat terakhir mereka bersama-sama. Saat matahari terbenam, Akira dan Lila berpisah, meninggalkan kenangan indah di hati mereka.
Setelah beberapa tahun berpisah, Akira dan Lila akhirnya bertemu kembali di sebuah kafe tua yang mereka kunjungi saat masih SMA. Mereka berdua tidak saling kenal pada awalnya karena penampilan mereka telah banyak berubah, namun setelah beberapa saat, mereka akhirnya ingat dan bergulat kembali seperti waktu SMA dulu.
Mereka berdua tertawa dan menangis bersama, mengenang kenangan indah saat masih bersekolah. Akira dan Lila berbicara tentang apa yang telah terjadi dalam hidup mereka selama beberapa tahun terakhir, dan mereka berdua merasa bahwa persahabatan mereka tidak pernah berubah.
“Ya Allah, senangnya sampai sini,” kata Lila dengan air mata bahagia.
“Mau selama apapun perpisahan, kalau kita bisa menjaganya pasti akan tetap bertahan” tambah Akira.
Kemudian mereka berdua berpelukan erat, merasa bahwa persahabatan mereka telah melewati ujian waktu dan jarak.