
Ranu Klakah, danau alami di kaki Gunung Lemongan, dulunya dikenal jernih dan penuh ikan. Namun kini, permukaannya sering terlihat keruh dan beberapa kali terjadi kematian ikan massal.
Menurut warga sekitar, penyebabnya adalah limbah rumah tangga dan pestisida pertanian yang mengalir dari sawah sekitar. “Dulu ikan banyak, sekarang sering ‘koyo’ (mati),” ujar Pak Karto, seorang nelayan setempat.
Meski begitu, pemerintah desa bersama karang taruna mulai melakukan gerakan “Ranu Bersih” dengan menanam pohon di sekitar danau serta memasang papan larangan membuang sampah sembarangan.
Jika dijaga dengan baik, Ranu Klakah bisa tetap menjadi kebanggaan Lumajang dan destinasi wisata unggulan Jawa Timur.