Berita

Program Emberisasi Kurangi 15 Ton Sampah Organik per Hari di Jogja

Pemerintah Kota Yogyakarta terus berupaya menekan volume sampah rumah tangga melalui program emberisasi yang menjadi bagian dari gerakan Mas Jos (Masyarakat Jogja Olah Sampah). Program ini terbukti efektif mengurangi sekitar 15 ton sampah organik per hari, terutama dari sisa makanan yang sebelumnya langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menjelaskan bahwa program emberisasi dilakukan dengan menyediakan ember khusus di tiap kelurahan untuk memisahkan sampah organik sejak dari rumah. Hingga saat ini, pemerintah telah membagikan sekitar 6.000 ember kepada masyarakat, namun baru 500 ember yang aktif digunakan. Pemerintah menargetkan penggunaan 1.000 ember aktif agar dampak pengurangan sampah semakin besar.

Melalui metode ini, sampah organik seperti sisa makanan dan bahan basah tidak lagi langsung dikirim ke depo sampah atau TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu). Hal ini membuat kondisi depo menjadi lebih kering, bersih, dan bebas dari bau menyengat. Selain itu, sampah organik yang sudah dipisahkan dapat diolah menjadi kompos yang berguna untuk pertanian dan penghijauan kota.

Pemerintah Kota Yogyakarta juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menyukseskan program ini. Edukasi terus dilakukan agar warga mau memilah sampah sejak dari sumbernya dan menggunakan emberisasi secara konsisten. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan sistem pengelolaan sampah berbasis lingkungan ini bisa berjalan optimal.

Keberhasilan program emberisasi menjadi langkah nyata menuju terwujudnya Yogyakarta yang bersih, mandiri, dan berkelanjutan. Pemerintah menargetkan peningkatan penggunaan emberisasi dalam waktu dekat, sehingga volume sampah yang masuk ke depo dapat terus berkurang secara signifikan dan membawa perubahan positif bagi kebersihan lingkungan kota.

Related posts

Gelombang Marah dari Pesantren: Trans7 Dikecam Usai Tayangan Kontroversial

Dewi afifah Zahro

Maulid Nabi Pondok Pesantren Alfirdaus

Nofia Sugist

AIPRO Perkuat Inovasi Pendidikan di Korwil Pakuniran: Dorong Guru Jadi Inovator Pendidikan

halo.narasimu

Leave a Comment