
Musim pernikahan tahun ini membuat Kantor Urusan Agama (KUA) di salah satu desa harus menutup sementara layanan pendaftaran nikah karena terlalu banyak pasangan yang mendaftar.
Pasangan calon pengantin dari berbagai wilayah desa serta pihak KUA yang kewalahan melayani pendaftaran pernikahan
Peristiwa ini terjadi di salah satu desa di wilayah kabupaten yang sedang ramai-ramainya menggelar acara pernikahan.
Kejadian ini berlangsung pada pertengahan bulan Oktober 2025, ketika musim pernikahan mencapai puncaknya.
Banyak pasangan memilih melangsungkan pernikahan pada bulan ini karena dianggap sebagai bulan baik dan bertepatan dengan musim liburan panjang, sehingga lebih mudah mengundang keluarga besar.
Akibat banyaknya pendaftar, jadwal pelayanan di KUA menjadi padat dan melebihi kapasitas. Petugas akhirnya menutup sementara pendaftaran untuk mengatur ulang jadwal akad nikah. Sementara itu, suasana desa tetap ramai dengan pesta pernikahan yang digelar hampir setiap hari, diiringi musik dan dekorasi meriah seperti tampak pada foto di salah satu acara pernikahan.