Sastra

Lintasan

Ada langkah yang tak pernah benar-benar tiba,
hanya melewati jalan yang berubah setiap hari.
Pagi datang tanpa janji,
namun tetap membawa cahaya yang cukup untuk mulai.

Ada waktu yang diam, di mana segalanya terasa bergerak tanpa arah. Kehidupan tak selalu tentang sampai, kadang hanya tentang berjalan dengan dada yang ringan.

Dan di antara segala yang berlalu,
masih ada ruang untuk tenang.
Bukan karena segalanya baik-baik saja,
tapi karena akhirnya, semua tahu,
tidak ada yang benar-benar hilang,
hanya berubah menjadi bagian dari hari berikutnya.

Related posts

Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnyadr. Andreas Kurniawan, Sp.KJ

hip nara

Masterpiece yang Retak

Intan Faiqotul laili

Senyum di Balik Kaca: Sebuah Perjalanan Menerima Diri

Afifah Afifah

Leave a Comment