Sumatra — Sejumlah warga di beberapa daerah terdampak bencana alam di Sumatra dikejutkan oleh ditemukannya jejak kayu gelondongan yang berserakan di aliran sungai dan pinggiran jalan pascabencana yang melanda kawasan tersebut. Kemunculan kayu-kayu berukuran besar ini memicu pertanyaan mengenai asal-usulnya dan dugaan keterkaitannya dengan aktivitas pembalakan liar.
https://share.google/fh6y8DfDtH6bXh73y
Berdasarkan kesaksian warga, kayu-kayu tersebut terbawa arus banjir bandang yang menghantam beberapa desa. “Ketika air surut, yang tertinggal bukan hanya lumpur, tetapi juga gelondongan kayu besar yang tampaknya berasal dari hulu,” ujar salah satu warga setempat.
Tim relawan dan petugas penanggulangan bencana yang meninjau lokasi juga mengonfirmasi adanya temuan serupa. Beberapa kayu tampak masih baru, dengan permukaan potongan rapi dan tidak menunjukkan tanda-tanda pelapukan. Kondisi ini memicu dugaan bahwa kayu tersebut berasal dari aktivitas penebangan hutan di area yang tidak jauh dari lokasi bencana.
Sementara itu, aparat setempat menyatakan akan melakukan investigasi untuk memastikan apakah kayu-kayu tersebut terkait aktivitas ilegal. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat tetap waspada, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu bencana susulan.
Hingga kini, proses pembersihan lokasi dan pendataan dampak bencana masih terus dilakukan. Warga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap pengelolaan hutan agar kejadian serupa tidak terus berulang.