Probolinggo – Jamu beras kencur, salah satu minuman tradisional yang telah menjadi bagian dari budaya Indonesia, khususnya di Probolinggo, Jawa Timur. Jamu ini telah menjadi favorit masyarakat sejak zaman dahulu, tidak hanya karena rasanya yang segar, tetapi juga karena khasiatnya yang luar biasa.
Asal usul jamu beras kencur di Probolinggo tidak dapat dipisahkan dari sejarah dan budaya masyarakat setempat. Beras kencur sendiri merupakan tanaman yang telah lama dikenal di Indonesia, dan telah digunakan sebagai bahan dasar jamu tradisional. Di Probolinggo, jamu beras kencur dibuat dengan cara yang khas, yaitu dengan menggunakan beras yang telah direndam dan kencur yang telah diparut, kemudian direbus dengan air dan gula merah.
Cara membuat jamu beras kencur khas Probolinggo sangat sederhana, namun memerlukan kesabaran dan ketelitian. Pertama, beras direndam dalam air selama beberapa jam, kemudian ditiriskan dan dihaluskan. Kencur diparut dan direbus dengan air, kemudian ditambahkan gula merah dan daun pandan. Setelah itu, beras yang telah dihaluskan ditambahkan ke dalam rebusan kencur, dan direbus hingga mendidih. Jamu beras kencur siap disajikan.
Kami mewawancarai Ibu Jamu, salah satu penjual jamu beras kencur di Probolinggo, yang telah menjual jamu ini selama lebih dari 15 tahun.
“Walaupun zaman sudah berubah, jamu beras kencur ini masih banyak dipesan orang-orang, bahkan saya sering dapat pesanan berbotol-botol,” ujarnya dengan senyum.
Ibu Jamu menjelaskan bahwa jamu beras kencur sangat populer di kalangan Ibu-ibu masyarakat Probolinggo, terutama karena khasiatnya yang luar biasa. “Beras kencur ini bisa membantu mengatasi masalah pencernaan, mengurangi stres, dan meningkatkan stamia. Setiap saya keliling berjualan, pasti jamu ini yang akan habis duluan,” tambahnya.
Jamu beras kencur tidak hanya menyegarkan, tetapi juga memiliki khasiat yang luar biasa. Beras kencur dapat membantu mengatasi masalah pencernaan, mengurangi stres, dan meningkatkan stamina. Kencur sendiri memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-oksidan, sehingga dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit.
Dalam era modern ini, jamu beras kencur masih menjadi pilihan favorit masyarakat Probolinggo dan sekitarnya. Jamu ini tidak hanya dinikmati sebagai minuman tradisional, tetapi juga sebagai bagian dari budaya dan warisan leluhur. Oleh karena itu, kita harus melestarikan dan mempromosikan jamu beras kencur sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang berharga.
Sumber : wawancara ibu jamu keliling