
Di tengah derasnya arus teknologi dan informasi, generasi Z hadir sebagai kelompok yang tumbuh bersama dunia digital. Mereka terbiasa dengan kecepatan, konektivitas, dan kebebasan berekspresi di dunia maya. Namun, di balik keunggulan itu, tersimpan tantangan besar: bagaimana menjaga keseimbangan antara dunia nyata dan dunia digital.Generasi ini sering diidentikkan dengan kreativitas dan kemampuan adaptasi tinggi. Mereka mudah mempelajari hal baru, memanfaatkan media sosial untuk karier, bahkan membangun usaha sendiri dari ponsel. Di sisi lain, tekanan sosial dan paparan informasi berlebih kerap menimbulkan kecemasan, stres, dan rasa kurang percaya diri.Tantangan generasi Z bukan hanya bagaimana mereka menghadapi dunia digital, tetapi bagaimana mereka memanfaatkannya untuk membangun masa depan yang lebih beretika, berkelanjutan, dan manusiawi. Dunia menunggu, dan generasi ini punya kekuatan besar untuk mengubahnya — asal mampu menyeimbangkan inovasi dengan nilai-nilai kemanusiaan