Di sebuah ruang sederhana, anak-anak duduk bersila di atas lantai, menatap papan tulis yang penuh coretan mimpi. Dari tangan seorang guru, mengalir ilmu seperti sungai yang menyejukkan dahaga pengetahuan. Di matanya, tersimpan harapan agar setiap anak tumbuh menjadi pohon yang kuat, berakar dalam pada nilai, dan menjulang tinggi menggapai langit cita-cita.
Pendidikan bukan sekadar deretan huruf di buku, melainkan perjalanan panjang menuju cahaya. Ia menuntun manusia dari gelapnya ketidaktahuan menuju terang kebijaksanaan. Di sana, karakter ditempa, mimpi disemai, dan masa depan mulai dirajut benangnya satu per satu.
Negeri ini berdiri di atas pundak para pembelajar. Setiap ruang kelas adalah ladang kecil tempat benih masa depan ditanam. Program dan kebijakan hanyalah alat, sementara semangat guru dan ketekunan murid adalah nyawa yang menghidupkan pendidikan itu sendiri.
Dan di ujung jalan, kita tahu — bangsa yang besar lahir dari generasi yang berilmu. Dari anak-anak yang tak lelah bermimpi, dari guru-guru yang tak pernah menyerah, dari keyakinan bahwa belajar adalah cara manusia menjaga nyala harapan di tengah dunia yang terus berubah.