BukuFiksi

Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982 – Cho Nam-joo

​Tentang Penulis & Latar Belakang Buku​Cho Nam-joo lahir pada tahun 1978. Sebelum menulis novel, ia menghabiskan waktu selama 9 tahun sebagai penulis naskah program televisi bergenre urusan publik dan dokumenter. Pengalamannya dalam menyusun data dan fakta membuat gaya menulis novelnya sangat unik—dingin, objektif, dan sering kali menyertakan catatan kaki berupa data statistik resmi dari pemerintah Korea Selatan. Cho menulis buku ini hanya dalam waktu dua bulan, terinspirasi dari pengalamannya sendiri sebagai ibu rumah tangga yang sempat kehilangan kariernya.​Eksplorasi Alur & Karakter yang Lebih Rinci​Novel ini ditulis dengan struktur seperti “laporan klinis” dari psikiater yang menangani Kim Ji-yeong. Ji-yeong adalah nama perempuan paling pasaran untuk bayi yang lahir di Korea pada tahun 1982, sengaja dipilih oleh penulis untuk menunjukkan bahwa masalah ini bisa menimpa siapa saja.​Cerita membedah kehidupan Ji-yeong secara kronologis:​Masa Kecil: Ji-yeong melihat bagaimana neneknya selalu memberikan bagian makanan terbaik (seperti daging atau telur) hanya untuk adik laki-lakinya, sementara dia dan kakaknya hanya mendapatkan sisanya.​Masa Sekolah: Ketika Ji-yeong dikuntit oleh seorang pria asing saat pulang bimbingan belajar, ayahnya justru memarahinya karena memakai rok yang terlalu pendek dan menganggap Ji-yeong yang memancing perhatian pria tersebut.​Masa Kerja: Di agensi humas tempatnya bekerja, Ji-yeong melihat bagaimana para karyawan perempuan yang berprestasi sering dilewati dalam promosi jabatan hanya karena perusahaan berasumsi mereka nantinya akan resign setelah menikah dan hamil.​Masa Pernikahan: Setelah melahirkan, Ji-yeong terpaksa keluar dari pekerjaan atas kesepakatan bersama suaminya (Jung Dae-hyun). Suatu hari di taman, saat sedang meminum kopi murah seharga 1.500 won sambil menimang anaknya, Ji-yeong mendengar sekelompok pekerja kantoran pria berbisik dan mengejeknya sebagai “mum-roach” (kecoa ibu)—istilah peyoratif di Korea untuk ibu rumah tangga yang dianggap hidup santai dari uang suami.​Komentar kejam itulah yang memicu depresi berat dan memutus tali kewarasan Ji-yeong, hingga jiwanya hancur dan mulai meracau menirukan suara-suara perempuan tertindas lainnya. Buku ini merinci betapa melelahkannya menjadi perempuan di bawah struktur sosial yang patriarkis.

Related posts

The Maze Runner karya James Dashner

halo.narasimu

You Do You karya Fellexandro Ruby

halo.narasimu

Lumpu – Tere Liye

halo.narasimu

Leave a Comment

error: Content is protected !!