Presiden Prabowo Subianto Memerintahkan Pencabutan Hak Guna Lahan (HGU) Lahan untuk Relokasi Korban Bencana Banjir Sumatera untuk memfasilitasi relokasi penyintas bencana banjir bandang di Sumatera, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Instruksi ini diberikan sebagai respons cepat terhadap bencana hidrometeorologi yang menimbulkan longsor, likuefaksi, dan banjir lahar.
Dampak Bencana
Bencana ini telah menyebabkan 66 sekolah di Padang terendam, sehingga Ujian Akhir Semester (UAS) diundur hingga 15 Desember. Pemerintah pusat meningkatkan bantuan daerah bencana dari usulan Rp 2 miliar menjadi Rp 4 miliar per daerah.
Penanganan Lanjutan Bencana
Pemerintah masih berupaya melakukan evakuasi korban dengan bantuan Lanud SMH yang mengirim 14 ton logistik. Gajah dikerahkan di Pidie Jaya untuk membersihkan puing kayu. Kementan juga telah mengklarifikasi bantuan beras yang mencapai Rp 16 miliar.
Isu Terkait Lainnya
Kasus Bupati Aceh Selatan yang meninggalkan tugas saat banjir disebut “desersi” oleh Prabowo, sehingga Kemendagri memeriksa sumber biaya umrohnya. DPR juga meminta Komdigi membentuk lembaga counter narasi sesat, KPK mengawasi anggaran bencana, dan ATR koordinasi lahan hunian dengan BNPB ยน.
Langkah Pemerintah
Pemerintah terus berupaya menangani bencana ini dengan cepat dan efektif. Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan pencabutan HGU lahan untuk memfasilitasi relokasi korban bencana. Pemerintah juga meningkatkan bantuan daerah bencana dan berupaya melakukan evakuasi korban dengan bantuan TNI-Polri.