
Desa Sebaung, 16 Oktober 2025 – Kondisi lingkungan di berbagai daerah kini semakin memprihatinkan akibat kurangnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian alam sekitar. Sampah yang berserakan di jalan, penebangan pohon sembarangan, serta pencemaran sungai menjadi pemandangan yang kian lazim di banyak wilayah.
Berdasarkan pantauan di beberapa kelurahan, masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan, terutama di sungai dan selokan. Akibatnya, saluran air tersumbat dan menimbulkan banjir saat hujan deras. Selain itu, udara di beberapa kawasan permukiman padat juga tercemar oleh asap pembakaran sampah rumah tangga.
Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo, Retno Wandansari, rendahnya kesadaran masyarakat menjadi salah satu penyebab utama masalah ini.“Banyak warga yang belum memahami dampak jangka panjang dari perilaku tidak peduli lingkungan. Padahal menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Beberapa program kebersihan seperti kerja bakti dan penghijauan telah dijalankan pemerintah setempat, namun partisipasi masyarakat masih tergolong rendah. Banyak warga yang beralasan tidak memiliki waktu atau menganggap urusan lingkungan adalah tanggung jawab pemerintah.
Para pemerintah lingkungan mengimbau agar masyarakat mulai menumbuhkan kesadaran dari hal-hal kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menanam pohon di sekitar rumah, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, para ahli memperkirakan bahwa kerusakan lingkungan di tingkat lokal akan berdampak pada menurunnya kualitas hidup masyarakat, terutama dalam hal kesehatan dan kenyamanan tempat tinggal.