Opini

Dari Malas Menjadi Berjuang Perjalanan Kecil yang Mengubah Diri

Perubahan nggak selalu datang dari hal besar. Kadang, hal kecil yang kita ubah dalam keseharian justru bisa bikin hidup kita jauh lebih baik. Itulah yang aku rasain sendiri: dari seseorang yang dulu malas dan gampang nyerah, aku akhirnya belajar buat berjuang dan percaya sama proses.

Dulu, aku sering banget menunda-nunda pekerjaan. Tugas kuliah baru dikerjain kalau udah mepet deadline, dan bangun pagi aja butuh waktu lama karena aku selalu menunda alarm. Hari-hari terasa gitu-gitu aja. Aku lihat teman-temanku mulai punya pencapaian, ada yang aktif di organisasi, ada yang udah sering tampil di depan umum, bahkan ada yang tulisannya dimuat di media. Sementara aku? Masih stuck di tempat yang sama.

Sampai suatu malam, aku duduk sendiri dan mulai mikir. Aku sadar, mungkin bukan karena aku nggak mampu, tapi karena aku belum benar-benar berusaha. Aku terlalu nyaman dengan kebiasaan malas dan takut gagal sebelum mencoba. Dari situ, aku mulai belajar buat berubah, meskipun pelan-pelan.

Aku mulai dari hal kecil. Bangun pagi tanpa menunda alarm, ngerjain tugas lebih cepat, dan baca satu bab buku setiap malam. Awalnya susah banget. Kadang aku balik lagi ke kebiasaan lama, tapi aku terus nyoba. Lama-lama aku mulai terbiasa, dan ternyata rasanya enak juga bisa ngatur waktu sendiri tanpa harus dikejar-kejar deadline.

Perlahan, perubahan itu bener-bener terasa. Aku jadi lebih semangat, lebih fokus, dan mulai percaya diri. Dosen juga mulai kenal karena aku aktif di kelas. Nilai-nilaiku meningkat, dan yang paling bikin bangga, tulisanku akhirnya dimuat di buletin kampus. Dari situ aku sadar, perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil yang kelihatannya sepele.

Sekarang, setiap kali rasa malas datang lagi, aku inget versi diriku dulu — yang gampang nyerah dan nggak yakin sama diri sendiri. Aku nggak mau balik ke situasi itu lagi. Aku lebih milih terus berproses, meskipun jalannya nggak selalu mudah.Pesan InspiratifPerubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Selama kita masih mau mencoba dan nggak menyerah, kita selalu punya kesempatan buat jadi versi terbaik dari diri sendiri.

Related posts

Jejak Cahaya dari Seorang Guru yang Tak Pernah Lelah Menerangi

Novia Putri

Keren ! 21 Pelajar Asal Kraksaan Mengikuti Lomba Poster Internasional Food and Agriculture Organization (FAO)

Hamzah Amir

Bahaya TikTok: Antara Hiburan, Propaganda, dan Ancaman Literasi Digital

Intan Faiqotul laili

Leave a Comment