Sastra

Lintasan

Ada langkah yang tak pernah benar-benar tiba,
hanya melewati jalan yang berubah setiap hari.
Pagi datang tanpa janji,
namun tetap membawa cahaya yang cukup untuk mulai.

Ada waktu yang diam, di mana segalanya terasa bergerak tanpa arah. Kehidupan tak selalu tentang sampai, kadang hanya tentang berjalan dengan dada yang ringan.

Dan di antara segala yang berlalu,
masih ada ruang untuk tenang.
Bukan karena segalanya baik-baik saja,
tapi karena akhirnya, semua tahu,
tidak ada yang benar-benar hilang,
hanya berubah menjadi bagian dari hari berikutnya.

Related posts

Cahaya dari Sekolah

Florent Dwi Hendriansyah

Di Balik Luka, Ada Kasih-Nya

Anindya Ghania Safhira

Pelita di Tengah Hujan

Lukmanul Hakim

Leave a Comment